Mitra BLUD
Berbasis Teknologi

Unit Cost BLUD untuk Kinerja Keuangan Optimal

Perhitungan unit cost Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menjadi fondasi penting dalam pengelolaan keuangan layanan daerah. Perhitungan ini membantu BLUD mengetahui biaya riil setiap layanan. Dengan data itu, manajemen dapat menetapkan tarif yang lebih rasional, adil, dan berkelanjutan. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas layanan publik, BLUD dituntut mampu menjaga keseimbangan antara mutu layanan dan kesehatan keuangan. Tantangan ini semakin besar karena biaya operasional terus meningkat, sementara kemampuan pendanaan daerah memiliki keterbatasan.

Karena itu, penyusunan unit cost menjadi langkah strategis untuk memperkuat perencanaan anggaran, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung keberlanjutan layanan. Melalui pendekatan biaya yang terukur, BLUD dapat membangun sistem tarif yang lebih akuntabel dan berbasis kebutuhan riil layanan.

Gambar ilustrasi diskusi teknis perhitungan unit cost sebagai dasar penetapan tarif layanan. Sumber: Freepik.com

Mengapa Unit Cost BLUD Penting?

Unit cost BLUD adalah biaya per satuan layanan yang dihitung untuk mengetahui kebutuhan biaya produksi layanan. Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 menegaskan bahwa tarif layanan BLUD dapat disusun berdasarkan biaya per unit layanan. Ketentuan ini tercantum dalam Pasal 81 ayat (3) dan ayat (5).

Perhitungan ini bukan hanya alat hitung tarif. Namun, perhitungan ini menjadi alat kendali biaya dan dasar evaluasi efisiensi. Karena itu, BLUD perlu memahami struktur biaya secara rinci.

Dalam praktiknya, biaya layanan terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak langsung. Biaya langsung meliputi bahan, tenaga kerja, dan alat layanan. Sementara itu, biaya tidak langsung mencakup listrik, administrasi, dan pemeliharaan.

Metode Perhitungan Unit Cost BLUD

BLUD dapat menggunakan metode full costing untuk menghitung seluruh biaya layanan. Metode ini menghitung semua unsur biaya secara menyeluruh. Hasilnya lebih akurat untuk penyusunan tarif. Selain itu, BLUD juga dapat memakai activity-based costing. Metode ini membagi biaya berdasarkan aktivitas layanan. Cara ini cocok untuk layanan yang memiliki proses kompleks.

Pemilihan metode harus disesuaikan dengan karakter layanan. Layanan laboratorium, rumah sakit, dan pasar memiliki struktur biaya berbeda. Karena itu, pendekatan perhitungannya juga berbeda.

Dampak Unit Cost BLUD terhadap Kinerja Keuangan

Perhitungan unit cost membantu manajemen menghindari tarif yang terlalu rendah. Tarif yang terlalu rendah dapat menimbulkan defisit layanan. Sebaliknya, tarif yang terlalu tinggi dapat menurunkan akses masyarakat.

Dengan unit cost yang akurat, BLUD dapat menyusun proyeksi pendapatan lebih realistis. Proyeksi ini akan memperkuat dokumen Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA). Selain itu, pengambilan keputusan menjadi lebih berbasis data.

Perhitungan biaya juga membantu identifikasi layanan yang merugi. BLUD dapat melakukan efisiensi atau redesign layanan. Sehingga, keberlanjutan keuangan tetap terjaga.

Penyusunan Dokumen Unit Cost BLUD RSUD Nawawi Mahmuda Sukamara

Pertemuan zoom meeting dengan RSUD Sukamara. Sumber: Dokumentasi Syncore Indonesia

Penyusunan unit cost layanan menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan rumah sakit, khususnya bagi rumah sakit BLUD. Dalam rangka penguatan pengelolaan keuangan berbasis biaya riil, Syncore Indonesia mendampingi RSUD Nawawi Mahmuda Sukamara dalam penyusunan unit cost layanan.

Proses penyusunan unit cost dilakukan melalui metode hybrid, yaitu kombinasi pendampingan secara daring (online) dan luring (offline). Pendampingan luring difokuskan pada observasi lapangan, identifikasi alur layanan, dan validasi komponen biaya, sedangkan pendampingan daring digunakan untuk pembahasan data, review perhitungan, dan penyempurnaan dokumen. Melalui proses ini, RSUD Nawawi Mahmuda Sukamara diharapkan memiliki dasar yang lebih akurat dalam penetapan tarif layanan, serta peningkatan efisiensi dan keberlanjutan kinerja keuangan rumah sakit.

Fondasi Tarif Layanan yang Tepat dan Berkelanjutan

Unit cost bukan sekadar alat hitung biaya. Instrumen ini menjadi dasar strategi tarif, efisiensi, dan keberlanjutan layanan. Dengan perhitungan yang tepat, BLUD dapat meningkatkan kinerja keuangan dan kualitas layanan secara bersamaan.

Jika BLUD Anda belum memiliki perhitungan biaya layanan yang akurat, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulainya. Susun unit cost secara sistematis agar kebijakan tarif lebih kuat, terukur, dan berkelanjutan.

Baca juga : https://blud.co.id/wp/meningkatkan-kualitas-layanan-kesehatan-melalui-penyusunan-unit-cost-untuk-blud-membangun-citra-unggul-dalam-pelayanan-publik/

Jumlah dilihat: 30 kali

Scroll to Top