Pola Tata Kelola SMKN- Pengelolaan Sumber Daya Manusia

SMKN BLUD : PENYUSUNAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PART IA

Blud.co.id-Yogyakarta. Artikel  sebelumnya kita membahas mengenai penyusunan Renstra untuk SMKN BLUD, maka selanjutnya kita akan membahas mengenai penyusunan Standar Pelayanan Minimal.  Penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) SMKN BLUD, disajikan pada artikel dibawah ini

PENDAHULUAN SPM

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………………..………………………..……………………………..1
DAFTAR ISI. ………………………..………………………..………………………..………………………..…………………..…..2
BAB I. ………………………..………………………..………………………..………………………..………………………..………..3

PENDAHULUAN.. ………………………..………………………..………………………..………………………..………… …..3

  1. Latar Belakang. ………………………..………………………..………………………..………………………..……..…..3
  2. Tujuan. ………………………..………………………..………………………..………………………..……………………….4
  3. Pengertian. ………………………..………………………..………………………..………………………..…………….…..4
  4. Prinsip Penyusunan dan Penetapan SPM………………………..………………………..………………..5
  5. Landasan Hukum………………………………………………..………………………..………………………..…….….6
  6. Sistematika Penyajian. ………………………..………………………..………………………..……………………….7
BAB II. ……………..………………………..…………..………………………..………………………..…………………..…………9

STANDAR PELAYANAN MINIMAL..………………………..………………………..………………………..………….9

  1. Jenis Pelayanan.………………………..………………………..………………………..………………………..…………………. 9
  2. Prosedur Pelayanan.………………………..………………………..………………………..………………………..   10
  3. Standar Pelayanan Minimal SMKN 1 SAMBILEGI.………………………..………………………..…..10
BAB III.………………………..………………………..………………………..………………………..………………………..…….11

RENCANA PENCAPAIAN SPM………………………..………………………..………………………..………………..11

  1. Rencana Kegiatan Pencapaian Kinerja SPM………………………..………………………..……………11
  2. Strategi Pencapaian SPM Berdasarkan Rencana Strategis.………………………..……………….11
BAB IV..………………………..………………………..………………………..………………………..……………….…………….12

SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA.. …………………………………………………………………………………..12

  1. Rencana Strategis dan Penganggaran SPM… ……………………………………………………………….12
  2. Monitoring dan Pengawasan Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal …………………..13
  3. Pengukuran Capaian Kinerja dan Evaluasi Kinerja.………………………..………………………..…15
BAB V PENUTUP.………………………..………………………..………………………..………………………..……………..16

 

 BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Penyelenggaraan pelayanan yang menyangkut masyarakat umum, pemberi pelayanan public selalu dihadapkan dengan norma, aturan, standar, dan ukuran yang harus dipenuhi agar dalam menjalankan pelayanan dapat diberikan secara akuntabel, bisa dipertanggungjawabkan dan berkinerja tinggi. UPT Sekolah Menengah Kejuruan Negeri selanjutnya disingkat SMKN adalah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPT) dari Dinas Pendidikan Provinsi yang bertanggungjawab menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang Pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP/MTs atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama/setara SMP/MTs.

Fasilitas pelayanan publik juga dituntut untuk memberikan pelayanan yang aman, sehingga tidak terjadi sesuatu tindakan yang membahayakan masyarakat. Upaya untuk meningkatkan kepuasan masyarakat dapat dilakukan dengan standarisasi pelayanan. Bagaimana penerapan standar pelayanan tersebut apakah telah dapat menjamin kepuasan masyarakat harus dapat ditunjukan dengan fakta. Oleh karena itu pengukuran (indikator) dan target pencapaian untuk tiap indikator perlu disusun, disepakati, dan ditetapkan sebagai acuan dasar dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat.

UPT SMKN 1 Sambilegi perlu mengembangkan standar pelayanan minimal yang juga merupakan salah satu syarat administrasi SMKN BLUD dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 2 tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, Permendagri No 100 tahun 2018 tentang Penerapan Standar Pelayanan Minimal, dan Permendagri Nomor 79 tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah.Permendagri Nomor 79 tahun 2018 menjelaskan bahwa Standar Pelayanan Minimal (SPM) memuat Batasan minimal mengenai jenis dan mutu layanan dasar yang harus dipenuhi oleh unit pelaksana teknis dinas/badan daerah yang akan menerapkan BLUD.

Standar pelayanan minimal diatur dengan peraturan kepala daerah untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, pemerataan, kesetaraan, kemudahan, dan kualitas layanan umum yang diberikan oleh UPT Dinas/badan Daerah yang akan menerapkan BLUD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.SMKN 1 Sambilegi sebagai Sekolah Menengah Kejuruan merupakan salah satu SMKN yang menjadi Pusat Keunggulan (COE) di Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam perjalanannya berbagai upaya telah dilakukan untuk merubah citra pelayanan SMKN 1 Sambilegi. Suatu hal yang masih dianggap cukup berat dalam pemenuhan persyaratan Sekolah Menengah Kejuruan menjadi BLUD yaitu dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

B.    Tujuan

Standar Pelayanan Minimal dimaksudkan sebagai panduan bagi SMKN 1 Sambilegi dalam melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pengawasan dan pertanggungjawaban penyelenggaraan pelayanan dasar pendidikan. Standar Pelayanan Minimal bertujuan untuk meningkatkan dan menjamin mutu pelayanan dasar pendidikan SMKN 1 Sambilegi kepada masyarakat.

Adapun tujuan disusunnya Standar Pelayanan Minimal adalah sebagai berikut:

  1. Pedoman bagi SMKN 1 Sambilegi dalam penyelenggaraan layanan kepada masyarakat.
  2. Terjaminnya hak masyarakat dalam menerima suatu layanan.
  3. Dapat digunakan sebagai alat untuk menentukan alokasi anggaran yang dibutuhkan.
  4. Alat akuntabilitas SMKN 1 Sambilegi dalam penyelenggaraan layanannya.
  5. Mendorong terwujudnya checks and balance.
  6. Terciptanya transparansi dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan SMKN 1 Sambilegi.

Setelah kita membahas mengenai penyusunan standart minimal (SPM) di SMKN. Artikel selanjutnya, kita akan membahas mengenai pengertian serta Prinsip Penyusunan dan Penetapan SPM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *