Mitra BLUD
Berbasis Teknologi

Pelatihan Laporan Keuangan BLUD Tingkatkan Kapasitas Puskesmas Bangka Tengah

(Sesi penyampaian materi oleh narasumber. Sumber: Dokumentasi Kegiatan)
(Sesi penyampaian materi oleh narasumber. Sumber: Dokumentasi Kegiatan)

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah bekerja sama dengan Syncore Indonesia menggelar pelatihan laporan keuangan BLUD pada 13–14 November 2025 di Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh delapan puskesmas serta satu perwakilan dari bagian Kepala Sub Bagian Keuangan Dinas. Pelatihan berlangsung intensif dengan fokus pada penguatan pemahaman teknis penyusunan laporan keuangan sesuai ketentuan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD).

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Yuni Pratiwi, S.E., M.Ak., CAAT, yang memberikan materi secara komprehensif mengenai struktur dan mekanisme penyusunan tujuh laporan keuangan BLUD, yaitu Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan teknis mengenai tata cara penginputan saldo awal hingga penyusunan dokumen CaLK yang merupakan bagian penting dalam pelaporan keuangan BLUD.

 

(Foto bersama peserta Pelatihan Laporan Keuangan BLUD Dinkes Bangka Tengah,  doc: Syncore Indonesia)
(Foto bersama peserta Pelatihan Laporan Keuangan BLUD Dinkes Bangka Tengah, doc: Syncore Indonesia)

Pelatihan ini menjadi kebutuhan penting bagi puskesmas yang baru memulai penerapan BLUD pada tahun berjalan. Dalam sambutannya, Kasubag Keuangan Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Ibu Desi menyampaikan “Kami dari puskesmas dan saya belum begitu paham dengan penyusunan laporan keuangan BLUD. Intinya, kami baru mengenal BLUD pada awal tahun ini sehingga kami membutuhkan pelatihan ini.” Pernyataan tersebut menggambarkan kondisi lapangan bahwa proses transisi menuju BLUD memerlukan pendampingan teknis yang tepat serta terarah.

Peserta mengikuti sesi praktik langsung serta diskusi tanya jawab interaktif. Pendekatan tersebut menjadikan peserta dapat memahami langkah demi langkah penyusunan laporan keuangan secara lebih mudah dan aplikatif. Sesi praktik memberi kesempatan kepada peserta untuk mencoba menyusun laporan sesuai materi, sementara sesi tanya jawab membantu mengklarifikasi tantangan teknis yang dihadapi masing-masing puskesmas.

Melalui penyelenggaraan pelatihan laporan keuangan BLUD ini, Dinas Kesehatan Bangka Tengah menunjukkan komitmennya untuk memperkuat tata kelola keuangan puskesmas. Kolaborasi dengan Syncore Indonesia menjadi upaya strategis dalam mendukung peningkatan tata kelola keuangan puskesmas. Pendekatan pendampingan yang komprehensif membantu peserta memahami proses penyusunan laporan keuangan BLUD secara menyeluruh dan aplikatif. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas puskesmas serta mendorong terwujudnya layanan kesehatan yang lebih responsif dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan publik. 

Jumlah dilihat: 69 kali

Scroll to Top