Pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis BLUD

Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah diatur dalam Undang-undang (UU) nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan dijelaskan lebih lanjut dalam UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). BPJS Kesehatan sebagai Badan Pelaksana merupakan badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Adanya JKN di Indonesia diselenggarakan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat yang layak yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh Pemerintah. Salah satu wujud penyelenggaraan program JKN adalah Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Prolanis merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan Peserta, Fasilitas Kesehatan (Faskes), dan BPJS Kesehatan. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Selain itu, Prolanis juga bertujuan untuk mencegah timbulnya komplikasi penyakit dan mencapai kualitas hidup optimal. Tujuan tersebut dikatakan tercapai ketika sebanyak 75% peserta terdaftar yang berkunjung ke Faskes Tingkat Pertama memperoleh hasil “baik” pada pemeriksaan spesifik terhadap penyakit Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 dan Hipertensi. Penanggungjawab pelaksanan Prolanis adalah Kantor Cabang BPJS Kesehatan bagian Manajemen Pelayanan Primer.

Bentuk pelaksanaan Prolanis meliputi aktifitas konsultasi medis/ edukasi, Reminder, Home Visit, aktifitas klub dan pemantauan status kesehatan. Jadwal konsultasi medis peserta Prolanis disepakati bersama antara peserta dengan Faskes Pengelola.  Kegiatan edukasi kelompok peserta Prolanis merupakan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan dalam uoaya memulihkan penyakit dan mencegah timbulnya kembali penyakit serta meningkatkan status kesehatam bagi peserta Prolanis. Aktifitas selanjutnya ialah reminder melalui SMS Gateway sebagai bentuk motivasi peserta untuk melakukan kunjungan rutin kepada Faseks Pengelola melalui pengingatan jadwal konsultasi ke Faskes Pengelola tersebut. Selain ketiga aktifitas sebelumnya, kegiatan lain yang dilakukan ialah Home Visit, yaitu kegiatan pelayanan kunjungan ke rumah peserta Prolanis untuk pemberian informasi/ edukasi kesehatan diri dan lingkungan bagi peserta Prolanis dan keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *